Sitra, penyedia layanan 4G WiMAX internet broadband pertama di Indonesia mendapatkan predikat bergengsi Most Promising Broadband Service Provider of The Year
2011” dari lembaga riset dan analisis internasional Frost & Sullivan.
CEO Sitra; Kumaran Singaram menerima penghargaan ini dari Country Director of Frost & Sullivan Indonesia, Eugene Van de Weerd, dalam ajang “2011 Frost & Sullivan Indonesia Excellence Award” pada hari Rabu, 16 November 2011. Penghargaan ini diberikan atas hasil kepemimpinan yang luar biasa serta inovasi di berbagai industri di seluruh Indonesia, termasuk telekomunikasi, energi, logistik, kimia, dan teknologi lingkungan & bangunan. Dalam pidato singkatnya, Kumaran menuturkan bahwa semua publik telekomunikasi Indonesia perlu bekerjasama untuk membawa Indonesia menjadi lebih maju di dunia broadband internasional.
“Dengan rendah hati saya menerima penghargaan ini karena Sitra adalah operator yang sedang berkembang dan saat ini kami adalah yang termuda. GDP Indonesia termasuk salah satu yang terbesar di Asia Tenggara tetapi penetrasi broadband kita adalah yang terendah. Mari bersama bergandengan tangan menempatkan Indonesia di peta broadband internasional,” ucap Kumaran dalam pidatonya setelah menerima penghargaan “Most Promising Broadband Service Provider of The Year”.
Penghargaan ini merupakan kebanggaan bagi kami mengingat Sitra merupakan salah satu operator telekomunikasi baru di Indonesia. Komitmen dan prioritas utama kami ke depan adalah terus meningkatkan kualitas layanan menjadi
operator terdepan dalam penyediaan layanan data dan wireless terbaik,” tutur
Peter F. Gontha; Presiden Komisaris PT. First Media Tbk. mengenai penghargaan ini.
Lebih lanjut Peter Gontha menekankan, “Sitra berkomitmen untuk menjembatani kesenjangan digital dan siap meningkatkan penetrasi layanan untuk melayani seluruh wilayah JABODETABEK- BANTEN dan kawasan SUMBAGUT-ACEH. Dan kami menargetkan untuk membangun 900 unit BTS hingga akhir tahun 2012”
“PT First Media Tbk. dikenal karena penyelenggaraan tender 4G Wimax di Indonesia melalui Sitra sebagai perusahaan subsidernya sebagaimana telah meningkatkan persaingan dan ragam produk internet broadband pada pasar data di Indonesia. Setelah memenangkan tender penyelenggaraan pada 2009 lalu, hingga saat ini
Sitra adalah satu-satunya perusahaan penyelenggara layanan broadband berbasis teknologi WiMAX di Indonesia yang telah secara penuh beroperasi dan melayani pelanggan. Memandang inovasi produk, besarnya bandwith yang ditawarkan, serta ragam pilihan paket berlangganan; Sitra menempatkan dirinya secara strategis untuk terus mengembangkan angka pelanggan dan melakukan ekspansi dalam zona 1 & zona 4 penyelenggaraan WiMAX di Indonesia (JABODETABEK BANTEN & SUMBAGUT – ACEH).”,demikian jelas Marc Einstein—Industry Manager Asia Pasific ICT Practice dari Frost & Sullivan dalam analisisnya yang merupakan alasan dipilihnya Sitra untuk menerima penghargaan Most Promising Broadband Service Provider of the Year - 2011.
Saat ini Sitra menawarkan 3 ragam pilihan paket yakni Limited Edition, Paket
Starter 5, dan Sitra Biz. Kebanyakan paket yang dipilih pelanggan adalah paket Limited Edition yang juga disediakan hanya untuk 5000 pelanggan. Paket ini paling banyak dipilih karena menawarkan kecepatan akses tertinggi dan kuota terbesar di pasar internet broadband sebesar 50 Giga.
Dalam segi inovasi produk, Sitra merupakan operator Internet broadband Indonesia pertama yang menawarkan kecepatan rata-rata (Average Likely Speed) kepada pelanggan. Sitra juga merupakan operator telekomunikasi Indonesia pertama yang memberikan garansi 14 hari uang kembali; serta memberlakukan “no hidden cost” dalam servisnya.
“Most Promising Broadband Service Provider of the Year” yang diberikan kepada Sitra merupakan salah satu penghargaan untuk kategori Informations & Communications Technologies dari Frost & Sullivan, yang mana juga didukung oleh MASTEL (Masyarakat Telematika Indonesia). Penerima penghargaan ini dinilai dari berbagai indikator, antara lain kinerja pasar aktual yang meliputi pertumbuhan pendapatan, pangsa pasar dan pertumbuhannya, inovasi teknologi, pelayanan pelanggan, keunggulan dalam inovasi produk, strategi pemasaran dan pengembangan strategi bisnis.
